Persewangi Didenda  

Diposkan oleh persikaba

Derita Berlipat Persewangi

JAKARTA - Hukuman berlipat didapat Persewangi Banyuwangi. Laskar Blambangan -julukan Persewangi- dijatuhi tiga sanksi sekaligus oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Persewangi dinyatakan kalah 1-4 dari PS Mojokerto Putra (PSMP) dalam pertandingan Divisi I pada 7 Mei lalu. Nilai Persewangi juga dikurangi tiga poin. Selain itu, tim dari ujung timur Pulau Jawa tersebut didenda Rp 10 juta."Mereka (Persewangi, Red) terjerat pasal 45 peraturan khusus pertandingan Divisi I. Mereka terbukti melakukan pemogokan saat melawan PSMP di Stadion Diponegoro Banyuwangi pada 7 Mei 2008," tutur Ketua Komdis Hinca Pandjaitan.Laga Persewangi kontra PSMP kala itu diakhiri di menit ke-88. Saat itu wasit Suwandi yang memimpin pertandingan terpaksa menghentikan laga tersebut lantaran Persewangi tidak mau melanjutkan partai itu. Persewangi enggan melanjutkan pertandingan karena dipicu keputusan wasit yang memberikan penalti kepada PSMP.Karena situasi tidak lagi terkendali, pertandingan disudahi pada menit ke-88. "Hukuman memang sudah kami jatuhkan. Tapi, hukuman tersebut masih akan bertambah," jelas Hinca.Menurut Hinca, komdis masih terus menyelidiki insiden di Banyuwangi tersebut. Konsentrasi komdis saat ini adalah mengusut pihak di balik aksi pemogokan Persewangi. "Pemogokan adalah hal yang salah dalam sepak bola. Karena itu, kami akan menghukum orang di balik pemogokan tersebut," tegasnya.(fim/ko/jpnn)

This entry was posted on 21.55 and is filed under . You can leave a response and follow any responses to this entry through the Langganan: Poskan Komentar (Atom) .

3 komentar

Emang PSSI gak Professional, hanya mampu memberi sanksi tanpa ada koreksi diberbagai institusi yg terkait dalam sebuah pertandingan.

Bubarkan saja PSSI atau revormasi pengurus didalamnya yg gak cakap !!!

Tolonglah.....saya ini warga yang sangat mengidolakan prestasi yang jujur...kapan mau maju sepak bola indonesia ..kalu PSSInya mavia smua...ayo dong... jujur..

ternyata di negaraku tercinta ini masih banyak penguasa yang haus akan uang,,tanpa memperhatikan sesuatu yang d pimpinnya agar dapat terbang tinggi seperti garuda..
"kami mohon PROFESIONAL lah PSSI"